Tel.: (021) 57940919E-mail: info@jlaindonesia.co.id
+

JLAxBeautyBeat: 4 Tips Dokter Untuk Atasi Maskne

Ada berita di dunia dermatologi dan estetika yang cukup menggelitik kami. Dikutip dari NewBeauty, dikatakan bahwa ternyata menurut dermatologist, menggunakan masker di masa pandemi ini bisa memberikan manfaat antipenuaan loh. Really?

Dijelaskan oleh dermatologist dan ahli bedah kanker kulit, Joel Cohen, MD, asal Denver – Colorado, dirinya hampir selalu memakai masker, sesuai protokol keamanan dan kesehatan di tempat kerja atau praktik. Kebiasaan yang ia lakukan, bahkan jauh sebelum pandemi menyerang.

Baginya, di masa pandemi COVID-19 ini, efek positif dari kebiasaan tersebut adalah: Memakai masker dengan material sesuai rekomendasi CDC (lembaga kesehatan masyarakat nasional Amerika Serikat), bukan hanya dapat membantu memperlambat penyebaran virus, namun juga mampu memberikan perlindungan terhadap sinar matahari.

Tentu saja dokter Joel tetap menekankan pentingnya pemakaian tabir surya mineral atau physical sunscreen (yang merefleksikan sinar matahari) seperti zinc sunscreen untuk perlindungan kulit. Kombinasi tabir surya dan masker inilah yang menurutnya membantu melindungi terhadap paparan sinar matahari yang pada akhirnya memberikan manfaat antipenuaan juga.

“Sekarang di masa COVID begini, saya selalu memakai masker. Bukan cuma di dalam ruang praktik, bahkan kalau sedang berada di luar ruangan dan terpapar matahari (meski cuma sebentar), masker akan bekerja dengan baik. Misalnya saat saya berjalan dari mobil dan menuju ke mobil.”

Pernyataan dokter Joel ini disetujui oleh dermatologist asal Coral Gables, Florida, Dr. Janice Lima-Maribona. “Apa pun yang memberikan kulitmu perlindungan, akan memberikan perlindungan ekstra pula terhadap sinar matahari. Namun, saya harus tetap mengingatkan bahwa apa pun yang kamu pakai atau aplikasikan di bawah masker, dapat berkontribusi pada timbulnya ‘mask acne’ atau ‘maskne’,” ujar dokter Janice.

Nah, di sinilah dr. Merissa Devlayzar, dokter estetika dari klinik JLAIndonesia (Jakarta Life Sciences & Aesthetics) punya pendapat berbeda dengan dokter Joel.

Menurutnya,”Tidak benar jika dikatakan face shield dan masker dapat melindungi wajah dari paparan matahari. Soalnya keduanya tidak memiliki UV protection. Pemilihan dan pemakaian masker dan face shield di saat sekarang ini pun sebenarnya bukan perkara mudah jika menyangkut masalah kulit. Ini karena masker medis dan nonmedis jelas berbeda, jika dilihat dari bahan dan tingkat keefektifannya.”

Dilanjutkannya lagi,”Menurut saya, pemakaian masker tidak ada yang ‘bersahabat’ dengan kulit karena setiap memakai masker pasti ada pergesekan di kulit yang kadang menyebabkan iritasi dan jerawat pada kulit wajah. Pemakaian masker sekarang rentan menyebabkan jerawat (‘maskne’) karena kurangnya sirkulasi udara pada wajah dan menyebabkan berkembangnya mikroorganisme yang terperangkap di masker. Selain itu, sirkulasi napas dan keringat menumpuk di masker sehingga lembap dan menutup pori-pori. Itulah yang menyebabkan timbulnya jerawat.”


Di sisi lain, dokter Merissa setuju dengan must-do dari dokter Joel dan dokter Janice bahwa kita harus tetap mengaplikasikan tabir surya sebelum memakai masker dan face shield. Tabir surya sebaiknya digunakan di seluruh wajah saat memakai masker atau face shield. Jadi jangan hanya di area tertentu saja. Dengan begitu dapat melindungi wajah secara menyeluruh dari sinar matahari.

Rekomendasi tabir surya dari kami adalah Elizabeth Arden PREVAGE® City Smart SPF 50 Hydrating Shield. Tabir surya ini punya banyak keistimewaan seperti:

  • Melindungi dari matahari, polusi, dan sebagai anti aging.
  • Film former membantu mencegah polusi masuk ke dalam kulit.
  • SPF 50 menghalangi 98% paparan sinar matahari.
  • Antioksidan menguatkan kulit dan DNA Enzyme akan memperbaiki DNA kulit.
  • Warna bisa masuk ke semua warna kulit.
  • Halus, lembut, serta memberi hidrasi dan perlindungan yang tidak terlihat.

Selain menekankan pentingnya memakai tabir surya, dokter Merisssa tak lupa mengingatkan pula pentingnya aplikasi ulang tabir surya. Kamu bisa aplikasi ulang tabir surya, sama seperti biasanya saat tidak memakai masker dan face shield. Setelah aplikasi ulang, kamu dapat menggunakan masker kembali, BeautyBabes!

Bukan cuma itu. As a part of JLAxBeautyBeat’s collaboration, dokter Merissa dengan senang hati berbagi empat tips dokter untuk atasi maskne nih! Kamu juga bisa dapet lebih banyak informasi lain seputar kesehatan dan kecantikan kulit serta tubuh dengan mengeklik banner JLAxBeautyBeat di bawah ⇩ ⇩ ⇩ loh!

4 Tips Dokter Untuk Atasi Maskne

1. Memilih Bahan Masker Yang Tepat

Dermatologist menyarankan menggunakan masker dari bahan 100% katun agar kulit bisa bernapas. Lalu, pakailah masker selalu di satu sisi yang sama untuk meminimalisasi sisi luar yang sudah terkontaminasi. Gantilah selalu masker setiap hari. Masker kain setidaknya harus dicuci dua hari setelah pemakaian agar terhindar dari kontaminasi virus dan bakteri.

2. Usahakan Tidak Memakai Makeup Jika Memungkinkan

Ini mungkin rada susah. Namun, bila kamu sedang WFO atau WFH tanpa ada agenda Zoom meeting atau ketemuan dengan orang lain, usahakan untuk tidak memakai makeup. Soalnya kulit yang tertutupi masker bisa berkeringat lebih banyak. Akibatnya kulit menjadi berminyak. Kulit berminyak trus ketemuan sama makeup (seperti foundation atau concealer), jadi deh berpotensi dapat menyumbat pori-pori dan menimbulkan jerawat. Tapi kalau memang kamu harus banget pake makeup, pilihlah produk makeup yang non-comedogenic.

3. Cukup Menggunakan Pelembap Yang Ringan Saja

Kulit yang lembap adalah cara terbaik untuk mencegah iritasi kulit akibat pemakaian masker. Cari pelembap yang mengandung ceramides, dimethicone, atau hyaluronic acid. Bahan-bahan ini bekerja dengan baik untuk menciptakan pelindung lapisan kulit yang melindungi kulitmu dari kekeringan dan iritasi akibat pergesekan dengan masker.

Rekomendasi kami adalah local #BeautyBuddies, bhumi Ceramide Hydra Lock Moisturizer. Pelembap dengan tekstur gel yang memiliki finishing matte, dengan kandungan Linoleic Acid yang tinggi, yang berfungsi untuk memberikan kelembapan alami pada kulit dengan tahan lama. Ceramide Hydra Lock Moisturizer mampu memberikan perlindungan pada lapisan kulit, menyehatkan, serta mencerahkan kulit. Kekayaan yang terdapat pada pelembap yang kamu butuhkan, untuk merawat dan menenangkan kulit.

4. Membersihkan Wajah Dengan Face Wash Yang Lembut

Gunakan face wash yang lembut, tidak abrasif, dan tidak mengandung alkohol untuk membersihkan wajahmu dua kali sehari.

So, bagaimana? Informatif banget kan empat tips dokter untuk atasi maskne di atas. Nah, selain mendapatkan banyak beauty tips dari dokter Merissa, kamu juga bisa mengunjungi Jakarta Life Sciences & Aesthetics untuk mendapatkan treatment aman dan nyaman sesuai protokol kesehatan di klinik estetika. Book your appointment now!

Source : https://beautybeat.id/4-tips-dokter-untuk-atasi-maskne/